Kamis, 05 Februari 2009

Permainan Anak Pinggiran


Minimnya sarana bermain membuat bantaran sungai Cimanuk Kabupaten Garut menjadi tempat bermain bagi anak-anak yang hidup disepanjang bantaran sungai.*
Tiga orang bocah asik bermain air dibantaran kali Cimanuk tepatnya di

Kampung Sindang Sari, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota. Dibawah

jembatan Jalan Verintis Kemerdekaan itu mereka mengintip masa depan

dibalik ceceran sampah yang berserakan dipinggiran kali tersebut.

Limbah, sampah dan lingkungan tak sehat menjadi santapan keseharian

mereka. Kondisi lingkungan seperti ini dianggap hal biasa sehingga

hidup bersih menjadi sesuatu yang sangat tabu.

Akibat kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan masih

rendah, hampir di sepanjang bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk

dari hulu sampai kehilir disejumlah titik banyak ditemui tumpukan

sampah.

Diperparah dengan banyaknya limbah industri yang dibuang langsung ke

sungai tanpa memalui penampungan atau tempat pengolahan limbah terlebih

dahulu. Selain mencemari air sungai, limbah tersebut merusak ekosistem,

polusi udara yang ditimbulkan jelas mengganggu kenyamanan lingkungan.

Tak jarang pula warga memanfaatkan air sungai itu untuk keperluan

Mandi, Cuci dan kakus.

Terkait membuang sampah seenaknya merupakan masalah klasik yang terjadi

di beberapa kota besar maupun ibu kota daerah di seluruh Nusantara ini.

Tapi, permasalahan tersebut sangat sulit dikendalikan dikarenakan

kesadaran mencintai lingkungan itu sendiri masih rendah.

Ditambah alasan keterbatasan anggaran, sementara anggaran yang ada

dihambur-hamburkan untuk kepentingan yang kurang mendasar.

Dimana yang terkena imbas adalah generasi yang akan datang. Mereka

tidak bisa menikmati sumber daya alam beserta keindahannya.

Akibat perilaku tidak peduli terhadap keseimbangan lingkungan yang

secara tidak langsung tertanam pada benak anak-anak, maka mereka lebih

terdidik dengan lingkungan jorok sehingga dikhawatirkan akan berdampak

terhadap pada budaya yang apatis.*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar